Pemerintah terus memberikan perhatian khusus kepada warga lanjut usia (lansia) di seluruh pelosok desa. Pada tahun ini, program perlindungan sosial kembali menyasar kalangan lansia melalui Bansos Lansia 2026. Program ini bertujuan untuk menjamin kebutuhan dasar dan kesehatan warga senior yang kurang mampu.
Artikel ini akan menjelaskan secara rinci mengenai jenis bantuan yang tersedia, syarat penerima, hingga cara pengecekannya. Kami berharap informasi ini dapat membantu keluarga atau perangkat desa dalam memfasilitasi hak-hak para lansia.
Mengenal Program Bansos Lansia 2026
Kesejahteraan lansia menjadi salah satu prioritas Kementerian Sosial. Banyak warga desa yang sudah sepuh tidak lagi memiliki penghasilan dan menggantungkan hidup pada keluarga atau tetangga. Oleh karena itu, Bansos Lansia 2026 hadir sebagai jaring pengaman sosial.
Bantuan ini tidak hanya berupa uang tunai, tetapi juga bisa berwujud makanan siap santap. Pemerintah desa memiliki peran vital dalam mendata warganya yang masuk kategori lansia tunggal atau lansia miskin agar bisa mendapatkan akses bantuan ini.
Jenis Bantuan untuk Lansia Tahun 2026
Pemerintah menyalurkan bantuan lansia melalui beberapa pintu program. Berikut adalah dua jenis bantuan utama yang perlu warga ketahui:
1. PKH Komponen Kesejahteraan Sosial (Lansia)
Program Keluarga Harapan (PKH) memiliki komponen khusus untuk anggota keluarga yang lanjut usia. Bantuan ini berbentuk uang tunai yang cair melalui rekening bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) atau Kantor Pos. Dana ini bisa digunakan untuk membeli kebutuhan nutrisi, obat-obatan, atau keperluan harian lainnya.
2. Bantuan Permakanan Lansia
Ini adalah program bantuan nontunai khusus bagi lansia tunggal. Lansia tunggal adalah warga lanjut usia yang tinggal sendirian dan tidak ada keluarga yang merawat. Pemerintah menyalurkan bantuan ini dalam bentuk makanan siap saji yang diantar setiap hari oleh kelompok masyarakat (Pokmas) desa setempat.
Syarat dan Kriteria Penerima
Tidak semua lansia otomatis mendapatkan bantuan. Ada aturan ketat agar dana Bansos Lansia 2026 tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Berikut syarat utamanya:
- Warga Negara Indonesia: Memiliki e-KTP dan Kartu Keluarga yang valid.
- Masuk dalam DTKS: Nama lansia wajib tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial.
- Batas Usia: Untuk PKH, minimal usia biasanya 70 tahun ke atas (sesuai kebijakan terbaru Kemensos), sedangkan untuk lansia tunggal/permakanan bisa mulai dari 75 atau 80 tahun sesuai prioritas daerah.
- Golongan Tidak Mampu: Berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin.
- Bukan Pensiunan: Tidak menerima pensiun dari ASN, TNI, atau Polri.
Keluarga penerima manfaat wajib melaporkan kondisi terbaru lansia kepada pendamping PKH atau aparat desa. Jika lansia meninggal dunia, bantuan akan dihentikan atau dialihkan sesuai aturan yang berlaku.
Cara Cek Bansos Lansia 2026 Lewat HP
Anak, cucu, atau kerabat bisa membantu mengecek apakah kakek/nenek mereka terdaftar sebagai penerima. Proses Cek Bansos Lansia 2026 sangat mudah dan bisa dilakukan dari rumah:
- Buka situs cekbansos.kemensos.go.id melalui HP.
- Masukkan alamat lengkap (Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, Desa) sesuai KTP lansia.
- Ketik nama lengkap lansia sesuai KTP.
- Masukkan kode keamanan (captcha) yang tertera di layar.
- Klik tombol CARI DATA.
Sistem akan menunjukkan apakah nama tersebut berstatus sebagai penerima aktif PKH atau bantuan lainnya.
Cara Mengusulkan Lansia yang Belum Dapat Bantuan
Jika ada warga lansia miskin di lingkungan Anda yang belum tersentuh bantuan, masyarakat bisa membantu mendaftarkannya. Berikut langkah-langkah yang bisa ditempuh di tingkat desa:
Melalui Musyawarah Desa (Musdes)
- Lapor ke Ketua RT/RW setempat dengan membawa fotokopi KTP dan KK lansia.
- Data akan diserahkan ke Pemerintah Desa untuk diverifikasi.
- Desa akan mengadakan Musyawarah Desa (Musdes) untuk menentukan kelayakan.
- Jika disetujui, operator desa akan menginput data ke aplikasi SIKS-NG untuk diajukan ke Kemensos.
Melalui Fitur Usul Sanggah
Masyarakat juga bisa menggunakan Aplikasi Cek Bansos di HP. Pilih menu “Daftar Usulan” dan masukkan data lansia beserta foto kondisi rumahnya.
Jadwal Penyaluran Bantuan
Waktu pencairan Bansos Lansia 2026 mengikuti skema program masing-masing.
- PKH Lansia: Biasanya cair bertahap setiap tiga bulan sekali (Januari, April, Juli, Oktober).
- Bantuan Permakanan: Disalurkan setiap hari dalam bentuk makanan (pagi dan siang) oleh petugas yang ditunjuk desa.
Jadwal ini bisa berubah sewaktu-waktu. Warga disarankan aktif bertanya kepada pendamping PKH atau perangkat desa untuk informasi tanggal pasti pencairan di wilayah masing-masing.
Penutup
Merawat lansia adalah tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Program Bansos Lansia 2026 hadir untuk meringankan beban ekonomi warga senior kita.
Mari kita kawal penyaluran bantuan ini agar tidak ada pemotongan liar. Pastikan bantuan diterima utuh oleh lansia yang berhak. Semoga informasi ini bermanfaat bagi seluruh warga desa. Jangan lupa bantu lansia di sekitar kita untuk mengecek status bantuannya.