Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026: Bus, Kereta, dan Kapal

Momen Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi sudah di depan mata. Tradisi pulang kampung atau mudik menjadi agenda tahunan yang sangat dinantikan untuk melepas rindu dengan orang tua dan sanak saudara di desa. Namun, kami dari pemerintah desa memahami bahwa biaya perjalanan mudik seringkali menjadi beban yang berat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Harga tiket transportasi umum biasanya melambung tinggi, sementara kebutuhan lain menjelang Lebaran juga meningkat.

Menjawab keresahan tersebut, Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali hadir dengan program sosial unggulannya, yaitu Mudik Gratis BUMN 2026. Program ini merupakan wujud nyata kehadiran negara untuk membantu meringankan beban masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal, buruh, dan pedagang kecil yang ingin berlebaran di kampung halaman.

Artikel ini disusun secara khusus sebagai panduan resmi dan lengkap bagi masyarakat desa. Kami akan mengupas tuntas segala hal tentang program ini, mulai dari persyaratan, tata cara pendaftaran, hingga tips agar Anda bisa mendapatkan kuota tiket. Mohon simak informasi ini dengan teliti dan bagikan kepada kerabat Anda yang berada di perantauan.

Apa Itu Program Mudik Gratis BUMN 2026?

Program Mudik Gratis BUMN 2026 adalah kegiatan mudik bersama yang diselenggarakan secara kolaboratif oleh berbagai perusahaan pelat merah atau BUMN. Program ini bukan sekadar bagi-bagi tiket gratis, melainkan sebuah gerakan nasional untuk menciptakan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan tertib.

Setiap tahunnya, puluhan perusahaan BUMN seperti PT PLN (Persero), PT Pertamina (Persero), PT Jasa Raharja, PT Kereta Api Indonesia (KAI), PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), Bank Mandiri, BRI, dan lainnya bergabung dalam satu payung kegiatan di bawah koordinasi Kementerian BUMN.

Tujuan Utama Program

Pemerintah menyelenggarakan program ini dengan beberapa tujuan mulia:

  1. Membantu Masyarakat Kurang Mampu: Sasaran utamanya adalah warga yang kesulitan membeli tiket komersial saat harga sedang tinggi-tingginya (tuslah).
  2. Menekan Angka Kecelakaan: Pemerintah sangat menghimbau agar warga tidak nekat mudik menggunakan sepeda motor untuk jarak jauh. Risiko kecelakaan motor sangat tinggi akibat kelelahan dan padatnya jalan raya. Dengan beralih ke bus atau kereta api, keselamatan jiwa warga desa lebih terjamin.
  3. Mengurai Kemacetan: Penggunaan transportasi massal seperti bus dan kapal laut secara terkoordinasi dapat mengurangi volume kendaraan pribadi di jalan raya.
Baca Juga  Tukar Uang Baru Lebaran 2026: Jadwal, Syarat, & Cara Daftar Tanpa Antri

Pilihan Transportasi

Tahun ini, Mudik Gratis BUMN 2026 menyediakan berbagai pilihan angkutan yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan lokasi tujuan warga. Berikut rinciannya:

1. Bus Pariwisata (Paling Banyak Peminat)

Moda transportasi ini adalah yang paling banyak disediakan kuotanya. Ribuan armada bus pariwisata berstandar VIP disiapkan.

  • Fasilitas: Bus dilengkapi AC (penyejuk udara), kursi yang nyaman (recleaning seat), dan bagasi yang luas. Peserta juga mendapatkan paket berbuka puasa dan sahur selama perjalanan.
  • Rute: Mencakup hampir seluruh kota/kabupaten di Pulau Jawa (Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur) dan sebagian kota di Pulau Sumatera (Lampung, Palembang, Padang).

2. Kereta Api Indonesia (KAI)

Bagi warga yang ingin perjalanan bebas macet dan tepat waktu, kereta api adalah pilihan terbaik.

  • Kelas: Biasanya menggunakan rangkaian kereta kelas Ekonomi Premium yang bersih dan nyaman.
  • Rute: Keberangkatan mayoritas dari Stasiun Pasar Senen (Jakarta) menuju stasiun-stasiun besar di jalur utara dan selatan Jawa, seperti Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, hingga Malang.

3. Kapal Laut (Pelni/ASDP)

Khusus bagi warga desa yang merantau di luar pulau atau ingin menyeberang antar pulau.

  • Rute: Biasanya melayani rute padat seperti Batam ke Belawan (Medan), Sampit ke Semarang, atau Makassar ke Surabaya.
  • Fasilitas: Kapal penumpang yang layak dengan fasilitas tempat istirahat yang memadai.

Syarat dan Kriteria Penerima Manfaat

Agar bantuan Mudik Gratis BUMN 2026 ini tepat sasaran kepada warga yang benar-benar membutuhkan, panitia penyelenggara menetapkan sejumlah persyaratan administrasi. Warga desa wajib mengingatkan keluarganya di kota untuk menyiapkan dokumen berikut sebelum pendaftaran dibuka.

Syarat Dokumen Wajib

  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP): Pendaftar utama wajib memiliki e-KTP yang masih berlaku.
  2. Kartu Keluarga (KK): Dokumen ini wajib dilampirkan jika Anda mendaftar untuk satu keluarga (suami, istri, dan anak). NIK seluruh anggota keluarga harus tercantum dalam KK.
  3. Akta Kelahiran/KIA (Kartu Identitas Anak): Untuk anak-anak yang belum memiliki KTP. Anak di bawah usia 3 tahun (infant) biasanya tidak mendapatkan kursi sendiri (dipangku), namun datanya tetap harus didaftarkan untuk asuransi.

Syarat Khusus (Tergantung BUMN Penyelenggara)

Beberapa BUMN memiliki syarat tambahan yang perlu diperhatikan:

  • STNK Motor: Khusus untuk program “Mudik Motor Gratis” (Motis) yang diselenggarakan oleh KAI atau Kemenhub/Jasa Raharja. Syarat ini mewajibkan pendaftar menunjukkan STNK motor yang pajaknya hidup. Motor peserta akan diangkut menggunakan truk atau kereta barang secara gratis, sementara pemiliknya naik bus atau kereta penumpang.
  • Deposit/Uang Jaminan: Beberapa BUMN menerapkan sistem uang jaminan (misalnya Rp20.000 – Rp50.000) saat pendaftaran. Uang ini akan dikembalikan 100% saat peserta melakukan daftar ulang atau saat keberangkatan. Tujuannya agar peserta yang sudah mendaftar benar-benar jadi berangkat dan tidak membatalkan sepihak (no show).
Baca Juga  Daftar Mudik Gratis 2026: Syarat, Jadwal, dan Cara Daftar Online

Jadwal Pelaksanaan dan Tahapan Pendaftaran

Mengetahui jadwal adalah kunci sukses mendapatkan tiket, mengingat persaingan yang sangat ketat (“war” tiket). Berikut adalah perkiraan lini masa pelaksanaan Mudik Gratis BUMN 2026:

  1. Pengumuman Resmi: Awal bulan Ramadan (diperkirakan pertengahan Februari 2026). Informasi biasanya disebar melalui media sosial resmi Kementerian BUMN dan Instagram masing-masing perusahaan (contoh: @kementerianbumn, @pln_id, @jasaraharja).
  2. Pembukaan Pendaftaran Online: Biasanya dibuka secara bertahap mulai minggu pertama Ramadan. Warga harus siap siaga karena kuota sering habis dalam hitungan jam.
  3. Verifikasi Data: Panitia akan memeriksa kesesuaian data yang diunggah. Proses ini memakan waktu 1-3 hari kerja.
  4. Daftar Ulang (Validasi Fisik): Peserta yang lolos verifikasi online wajib datang ke lokasi yang ditentukan untuk mengambil tiket fisik, kaos, topi, dan perlengkapan mudik lainnya. Biasanya dilakukan H-10 hingga H-7 Lebaran.
  5. Seremonial Keberangkatan: Pelepasan pemudik biasanya dipusatkan di lokasi strategis seperti Gelora Bung Karno (GBK) Senayan atau Monumen Nasional (Monas) Jakarta pada sekitar H-6 atau H-5 Lebaran.

Cara Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026

Pendaftaran kini dilakukan 100% secara daring (online) untuk mencegah praktik percaloan dan antrean fisik yang melelahkan. Warga desa yang gagap teknologi (gaptek) bisa meminta bantuan anak, kerabat, atau perangkat desa untuk memandu.

Berikut adalah panduan umum cara mendaftarnya:

Langkah 1: Tentukan BUMN Penyelenggara

Pilih BUMN mana yang ingin diikuti. Misalnya, jika ingin naik kereta api, pantau informasi dari PT KAI. Jika ingin bus dengan rute spesifik, cek Jasa Raharja atau PLN.

Langkah 2: Unduh Aplikasi Resmi

Sebagian besar pendaftaran dilakukan lewat aplikasi mobile.

  • Untuk Jasa Raharja: Unduh aplikasi JRku.
  • Untuk PLN: Unduh aplikasi PLN Mobile.
  • Untuk KAI: Unduh aplikasi Access by KAI.
  • Pastikan aplikasi sudah versi terbaru (update) di HP Anda.

Langkah 3: Registrasi Akun

Buat akun di aplikasi tersebut jauh-jauh hari sebelum pendaftaran dibuka. Masukkan nama lengkap, email, nomor HP aktif (bisa WhatsApp), dan buat kata sandi yang mudah diingat.

Langkah 4: Isi Formulir Pendaftaran

Saat pendaftaran dibuka, segera masuk ke menu “Mudik Gratis”. Isi data:

  • Kota Asal Keberangkatan.
  • Kota Tujuan (Pilih yang paling dekat dengan desa Anda).
  • Tanggal Keberangkatan.
  • Data Peserta (Nama, NIK, Usia).
  • Upload foto KTP dan KK dengan jelas (tidak buram/terpotong).
Baca Juga  Pendaftaran Seleksi PPPK 2026 Dibuka! Cek Syarat dan Jadwalya

Langkah 5: Simpan Kode Booking

Jika berhasil, Anda akan mendapatkan kode pemesanan (booking code) atau bukti pendaftaran sementara. Simpan kode ini (screenshot) dan tunggu notifikasi verifikasi.

Tips Sukses Mendapatkan Kuota

Kuota Mudik Gratis BUMN 2026 sangat terbatas dibandingkan jumlah peminat. Ribuan tiket bisa ludes dalam sekejap. Berikut tips dari kami agar warga desa berhasil mendapatkan tiket:

  1. Siapkan Data di “Notes” HP: Ketik NIK seluruh anggota keluarga di aplikasi catatan HP sebelum pendaftaran dibuka. Saat mengisi formulir, Anda tinggal copy-paste (salin-tempel) agar lebih cepat daripada mengetik manual.
  2. Koneksi Internet Stabil: Pastikan sinyal internet kuat. Cari lokasi dengan sinyal 4G/5G atau gunakan WiFi yang stabil.
  3. Pasang Alarm: Jika pendaftaran dibuka pukul 08.00 WIB, bersiaplah (standby) sejak pukul 07.45 WIB.
  4. Jangan Mendaftar Ganda: Satu NIK hanya berlaku untuk satu kali pendaftaran di satu BUMN. Sistem BUMN kini terintegrasi. Jika ketahuan mendaftar di dua tempat (misal di PLN dan Pertamina sekaligus), data Anda bisa didiskualifikasi (dicoret) dari keduanya.
  5. Pilih Kota Tujuan Terdekat: Jika tiket ke kota tujuan utama (misal: Wonogiri) habis, cobalah cari kota terdekatnya (misal: Solo), lalu lanjutkan perjalanan dengan angkutan lokal.

Hal-Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Berangkat

Setelah dinyatakan lolos dan mendapatkan tiket, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan warga agar perjalanan mudik menjadi pengalaman yang menyenangkan:

  • Kesehatan Fisik: Jaga stamina puasa. Bawa obat-obatan pribadi (obat mabuk perjalanan, minyak angin, obat sakit kepala) di tas jinjing yang mudah dijangkau.
  • Barang Bawaan: Bawa barang secukupnya. Ingat, bagasi bus terbatas dan berbagi dengan penumpang lain. Jangan membawa barang berbahaya, mudah meledak, atau hewan peliharaan. Beri tanda nama dan nomor telepon pada kardus/koper Anda agar tidak tertukar.
  • Uang Saku Tunai: Meski tiket dan makan gratis, tetap bawa uang tunai pecahan kecil untuk keperluan toilet umum atau jajan tambahan di rest area.
  • Baju Nyaman: Gunakan pakaian yang longgar dan menyerap keringat agar nyaman duduk berjam-jam di perjalanan. Bawa jaket atau selimut kecil karena AC bus biasanya cukup dingin saat malam hari.

Peran Pemerintah Desa

Pemerintah desa memiliki tanggung jawab moral untuk menyebarluaskan informasi Mudik Gratis BUMN 2026 ini. Kami, aparat desa, akan terus memantau informasi resmi dan membagikannya melalui:

  • Grup WhatsApp RT/RW.
  • Papan pengumuman di Balai Desa.
  • Website resmi desa dan media sosial desa.

Kami menghimbau para Ketua RT dan RW untuk aktif mendata warganya yang merantau dan mengabarkan peluang ini. Semakin banyak warga kita yang ikut mudik gratis, semakin banyak pula penghematan ekonomi yang bisa dibawa pulang untuk memajukan desa kita.

Penutup

Program Mudik Gratis BUMN 2026 adalah kesempatan emas yang sayang untuk dilewatkan. Ini adalah hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan transportasi yang layak dan aman dari negara.

Mari kita manfaatkan fasilitas ini dengan bijak, tertib, dan jujur. Hindari menggunakan calo yang menjanjikan tiket dengan bayaran tertentu, karena program ini 100% GRATIS tanpa pungutan biaya.